sudah lama sekali shino tidak membicarakan tentang beladiri. oh ya, kali ini shino bakal cerita lebih banyak tentang pernapasan. sedikit terinspirasi film Avatar, mungkin teman-teman sudah pada tahu kan filmnya? nah apa sih yang menarik bagi seorang shino? tentu saja: beladirinya!
Pembaca mungkin sudah pada tahu bahwa cerita Avatar: the last airbender atau di Indonesia terkenal sebagai avatar: the legend of Aang adalah kisah fiktif semata. namun, kenyataannya tidak semuanya fiktif. salah satunya adalah beladiri yang dikuasai oleh aliran masing-masing.
Konsep avatar itu sendiri banyak diambil dari pemahaman Cina kuno tentang beladiri. kita diajarkan bahwa semua beladiri memiliki filosofi masing-masing. seorang penguasa air, misalnya, filosofinya adalah halus, anggun, dan gerakannya pun mencerminkan kehalusan. beda halnya dengan negara api yang terkesan ganas, liar, kuat.
Perbedaan itu bisa difahami dari kata Yin-Yang, pemahaman Taoisme yang berkembang ini menjadikan kita setidaknya paham benar sebenarnya di dunia ini butuh yang namanya keseimbangan, yaitu dengan perlambang api dan air, bumi dan udara. keempat elemen ini saling berlawanan, namun saling melengkapi. Saling berlawanan karena mereka memiliki faham masing-masing, namun saling melengkapi karena tanpa satu unsur elemen, maka dunia tidak akan seimbang. oleh karena itulah dibutuhkan sosok penyatu.
Beladiri pun demikian, semua jurus yang dipelajari pada hakikatnya memiliki salah satu dari keempat elemen yang ada. Di film avatar misalnya, tai chi identik dengan penguasa air. Shino jadi teringat film Jet Li yang menceritakan tentang Tai Chi Master. Film itu menggambarkan bagaimana sang master Tai Chi mencoba mempelajari Tai Chi dengan mengayak ayak air dalam bejana. Saking dahsyatnya gerakan air itu sampai bejana pun ikut pecah.
Atau pembaca pernah tau yang namanya Toph Bei Fung? sang Blind Bandit yang jago mengendalikan tanah itu benar-benar menarik untuk dibicarakan gaya fighternya. Kuda-kuda toph saat bertahan adalah kuda-kuda yang memang selalu identik dengan keseimbangan. dalam Karate itu disebut sanchin-dachi (Pigeot toes atau Pigeot Stance) yang orisinalnya adalah berasal dari seni beladiri Hung Gar (Kung Funya Wong Fei Hung yang bekennya disebut Tiger Crane). Sanchin dachi merupakan posisi dimana kaki dan kaki saling mengunci dan seakan-akan tubuh ini terpaku oleh bumi. postur ini paling seimbang dan sering digunakan dalam pertandingan jarak dekat seperti pada pertempuran di sebuah kapal kecil.
Namun, ternyata postur, dan kuda-kuda bukanlah faktor penentu dalam konsep beladiri. more than that! pernapasan disebut-sebut sebagai faktor utama. Oleh karena itu pembaca ketika menyimak cerita dalam Avatar, tak henti-hentinya membicarakan pernapasan. Sebut saja ketika sang pangeran terbuang Zuko sedang mempelajari kungfu pengendali api, pamannya menerangkan bahwa seorang pengendali api yang baik adalah yang mampu mengendalikan napasnya. Napas! napas itu disimpan di dalam tendon. Dan dengan pengendalian yang baik maka akan mampu menghasilkan api yang baik pula.
Pernapasan? wah hal ini menarik menurut Shino. Ternyata tidak hanya pengendali api, simaklah sang pengendali tanah. Dalam kenyataan sebenarnya, ada jurus yang disebut Sanchin kata benar-benar menggunakan nafas. Nafas itu disimpan sepertiganya dalam tendon dan tubuh pun mengeras karena otot-otot mengeras pula. kerasnya otot ini menjadikan tubuh kebal terhadap pukulan dan membuat tubuh sekuat Hercules. tentu saja hal ini karena pengaruh pada nafas dan juga otot yang semuanya terlatih.
apakah benar kita bisa mengendalikan alam? hal ini Shino tanyakan pada praktisi aliran pernapasan. ternyata, konsep ini begitu menarik untuk dibahas. mengapa? karena Shino melihat bagaimana praktisi aliran pernapasan mempraktekan cara mereka mengolah napas mereka menjadi sebuah kekuatan. tentu saja, hal ini logis, karena mereka mengolah pernapasan itu dengan sangat teratur dan sebagian lainnya mampu mempraktekan bagaimana mereka mendorong lawannya dengan pernapasan mereka. tak tanggung tanggung, cara belajar mereka adalah dengan tahan napas beberapa kali hitungan dan bernapas kembali.
Namun memang, ada hal yang tidak sama tatkala kita berbicara soal elemen dan wujudnya secara nyata. maksud shino, kita tidak mungkin lantas berbicara, “jurus elemen tanah mampu menjungkir balikkan tanah” ataupun “jurus api mampu mengeluarkan api”. ternyata elemen-elemen tersebut dalam beladiri hanyalah sebuah simbol saja. dan kemungkinan apakah itu bisa dilakukan, menurut mereka (pakar pernapasan) lebih lanjut mengatakan, “tidak demikian. alam bisa dikontrol tapi bukan berarti berwujud. makna api bisa berarti tangan menjadi hangat, namun bukan berarti lantas terbakar. malah kasihan yang mempelajarinya ahahah…”
hmm, apakah bisa disebut avatar juga ya?


by: joerig

wah menarik nih, lanjut bos
sekedar nambahin aja, bukan hanya pengaturan nafas aja bro..tp pengunciannya / penyimpanan nafas itu juga perlu. Selain itu kepekaan seseorang jg penting, maksudnya gini..kl kita dah bisa mengendalikan “panas” dan “panas ” itu kita kirimkan ke seseorang, kl seseorang yg kita kirimin “panas” td peka, maka org tersebut akan benar2 merasakan panas.
itu mnrt aku sendiri bro…mohon maaf kl aku salah
thx
bos tahu tentang teknik dan cara melakukan pernapasan untuk pemula g? makasih bos