renungan

Di malam ku menatap
senja senyap remang-remang bayangan
yang terpantul pada dinding basah
di balik senyum sinis pantulan sinar
yang mengukir sebuah kata: harapan
mengulit dalam daging, retak dalam hitungan masa

Dan aku mesti berpikir dua kali
Agar waktu tidak membinasakanku! menelanku dalam!

Rumah di hunian rimba, tempat siapa kan berkubang?
sembari pasrah merenda, hilang akal!
Mari rebah tubuhku tubuhmu bersama
Terbenam bersama…. runtuh bersama akarnya….

0 Responses to “renungan”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




rodi rodi

November 2007
M S S R K J S
« Okt   Des »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  
Dengan bangga menjatakan bahwa Shinobi adalah:

haruhiism

another artwork:

my photobucket


%d blogger menyukai ini: