Kali ini puisiku tak semanis kemarin

mengapa?

 .

.

.

.

 

Hai Durjana! Engkau lihat!
Kali ini puisiku tak semanis kemarin!
Semua bentuk rayuan itu sudah ku sekap dalam-dalam di penjara bawah tanah
Engkau pun tiada mampu memanggilnya kembali.
Ada ratusan jiwa yang mencegahmu kesana
Mereka menaruh kesal padaku, engkau tahu?
Lantaran ku sambut dengan hinaan yang terbungkus umpatan saling bersahut
Lalu mereka rantai saja diriku dan mencabik-cabik isi hati ini
Sehingga Engkau lihat, Durjana! Semuanya paripurna sudah!
Hahaha… tinggalah waktu memanggilku sayu…..
Mereka pun mencibir… ada yang bilang, “Tidak adil!!”, ada yang berceloteh,”Sudah sepantasnya dia diikat hingga mampus!” ada yang berseru, “Jangan beri kesempatan dia!”
Namun aku tidak peduli!
Sebab sekarang bukan jamannya bermanis ria:
Orang bebas berbuat semaunya,
Mereka menghujat sekasar-kasarnya,
Hingga bias benar dan salah.
…. Adakah aku salah, Hai Durjana?
Kalau begitu, kabarkanlah pada dunia berita “bahagia” ini!
Sebab esok hari akan ada jutaan kaum peziarah kemari,
Mengenang sosok yang telah kalah, yang namanya tertulis pada secarik kertas penuh goresan masa.

7 Responses to “Kali ini puisiku tak semanis kemarin”


  1. 1 rozenesia Desember, 26, 2007 pukul 5:41 pm

    PERTAMAX… Mau baca ulang dulu biar makin ‘ngeh.😛

  2. 2 shinobigatakutmati Desember, 26, 2007 pukul 5:53 pm

    hihihi pertamax ^ ^ sip sip. bawa peziarah lainnya kemari ya bos😛

  3. 3 Aday Desember, 27, 2007 pukul 8:17 am

    Waduh, bahasanya mantafff….

  4. 5 kurtubi Desember, 28, 2007 pukul 12:38 am

    Engkau pun tiada mampu memanggilnya kembali.
    Ada ratusan jiwa yang mencegahmu kesana
    Mereka menaruh kesal padaku, engkau tahu?

    maaf bos saya pinjam kata2 ini untuk menggambarkan para pembunuh membunuh benazir Butho hari ini di Paksitan… dengan bom bunuh diri.. karena kesal?

    kalau orang sudah mati, engkaupun tidak bisa memanggilnya kembali…

    —————
    Susah menafsirkan puisi ini hanya pembuat yang mengerti maksudny ahehehe…🙂

  5. 6 shinobigatakutmati Desember, 30, 2007 pukul 9:55 am

    @ kurtubi: puisi kan lahir untuk dinikmati, silahkan saja pak kurtubi menikmati versi bapak sendiri ^ ^
    hehehe, dengan senang hati pak ^ ^ semoga dapat pencerahan. thx🙂

  6. 7 mataharicinta Desember, 30, 2007 pukul 12:38 pm

    hmm…..hmmm………..
    hmm…………….


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




rodi rodi

Desember 2007
M S S R K J S
« Nov   Jan »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
Dengan bangga menjatakan bahwa Shinobi adalah:

haruhiism

another artwork:

my photobucket


%d blogger menyukai ini: