sepenggal kisah cinta elang dan ilalang

kepulan asap di siang hari, bagaikan barikade, sungguh indah bila dilukiskan

serasa menghalangi suara gemuruh angin yang menyapu barisan ilalang

menorehkan rasa pada hati yang paling dalam pada diriku,

yang tengah bimbang pada dua keputusan: rasa rindu yang terlanjur kemelut buta,

ataukah cinta nan kian membuatku tergagap?

kucoba lukiskan senyumnya, dengan kuas angin seadanya, dan tinta dari bayang-bayang samarnya

andai bisa kuyakini hati ini, sungguh menyenangkan melihat dirinya

hingga timbul dalam benakku pertanyaan apakah dirinya adalah ilalang yang tumbuh dihatiku?

aku ini elang, aku terbang begitu kencang

tiada kutahu apakah engkau masih menantiku di bawah sana,

atau aku selamanya menjadi elang pemangsa yang kesepian?

akhirnya, kusadari benar….

kau tetaplah ilalang, aku tetaplah elang

Oh Tuhan, apakah kita tidak digariskan tuk hidup bersama?

2 Responses to “sepenggal kisah cinta elang dan ilalang”


  1. 1 somet Oktober, 3, 2008 pukul 2:25 am

    ijin sedooo…..t………, bukan mlagiat lho…..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




rodi rodi

Juli 2008
M S S R K J S
« Jun   Agu »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
Dengan bangga menjatakan bahwa Shinobi adalah:

haruhiism

another artwork:

my photobucket


%d blogger menyukai ini: